Secara garis besar produksi daging kelinci dapat kita bandingkan dengan sapi potong seperti pada skema berikut:
Seekor kelinci induk mampu melahirkan anak 4-6 kali setiap tahun dengan rata-rata jumlah anak yang disapih sebanyak 8 ekor. Apabila 4 ekor induk bersama-sama dengan seekor pejantan, maka akan dihasilkan sejumlah daging yang lebih besar daripada rata-rata produksi tahunan dari ternak potong.
2. Produksi dan Hasil Ikutannya
Hampir semua produk dari ternak kelinci termasuk hasil ikut¬annya dapat dimanfaatkan baik secara langsung maupun melalui suatu proses. Hal ini akan membuka kesempatan kerja bagi perorangan sebagai ”home industry” ataupun secara besar-besaran.
Rincian produk dan hasil ikutannya adalah sebagai berikut:
a. Karkas
- Daging yang dihasilkan berkualitas tinggi, sebagai sumber gizi keluarga.
- Tulangnya dapat dibuat tepung untuk bahan pakan ternak.
b. Bulu/Kulit
- Dapat dibuat topi, baju, hiasan dinding, tas, sepatu, alas dan pelapis perabot rumah tangga.
c. Kepala
- Dapat dibuat bahan pakan untuk hewan (anjing, kucing).
- Otaknya sebagai bahan pembuat vaksin bagi perusahaan farmasi.
d. Kotoran dan Urin
- Sebagai bahan untuk pembuatan gas (methane1)
- Media bagi pertumbuhan jamur.
- Sebagai bahan untuk pembuatan pupuk kompos kelas satu.
- Urin dapat dimanfaatkan sebagai pupuk bunga anggrek.
e. Kaki dan Ekor
- Dapat dibuat hiasan, gantungan kunci, dsb.


0 Response to "Cara Memproses Daging Kelinci Dan Hasil Ikutannya"
Posting Komentar